Pengaruh Obesitas Terhadap Penyakit Jantung

Pengaruh Obesitas Terhadap Penyakit Jantung

Pengaruh Obesitas Terhadap Penyakit Jantung – Siapa yang tidak hobi makan? Selain kebutuhan pokok, makan menjadi aktivitas yang menyenangkan di saat santai. Bahkan orang yang stress juga hobi sekali makan guna meluapkan emosi yang dimilikinya. Tapi tahukah Anda, bahaya dibalik banyak makan tersebut? Ya, sesuai dengan dugaan Anda. Berat badan yang terjadi akibat banyak makan terutama makan makanan yang berlemak dapat memicu tubuh  seseorang untuk terkena penyakit jantung. Kondisi tubuh seseorang yang memiliki kelebihan berat badan ini disebut dengan Obesitas.

Bila Anda terkena obesitas, Anda dapat mengetahuinya dengan mudah. Caranya cukup lihat bagian perut Anda. Bila bagian kulit perut melebar serta berat badan Anda kian meningkat setiap harinya, maka bisa dipastikan Anda terkena Obesitas. Sekilas Obesitas ini memang tidak terlihat berbahaya dari luar, akan tetapi dari dalam berbeda, terutama pada Jantung. Lebih jelasnya pengaruh obsesitas terhadap penyakit jantung  dapat Anda baca di bawah.

Pengaruh Obesitas Terhadap Penyakit Jantung

Selain dapat mengganggu penampilan, Obesitas memiliki pengaruh dalam kesehatan tubuh manusia, terutama pada bagian Jantung. Tidak hanya memberikan efek samping pada Jantung, bahkan kondisi paling terburuk yang bisa dialami oleh orang yang memiliki Obesitas ini adalah serangan jantung. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Jawabannya bisa Anda baca di bawah. Berikut adalah pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung :

1. Peradangan Pembuluh Darah

Peradagan pada pembuluh darah dapat terjadi kepada orang yang mengalami Obesitas. Hal ini terjadi karena asam lemak bebas yang dikeluarkan oleh jaringan lemak perut jadi meningkat, sehingga menyebabkan asam lemak bebas merusak pembuluh darah Jantung. Sehingga bila orang yang terkena Obesitas ini  tidak menurunkan berat badannya. Penyakit jantung pasti akan datang menghampiri.

2. Bagian-Bagian Jantung Membesar

Pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung yang kedua adalah membesarnya bagian-bagian jantung. Pembesaran ini diakibatkan oleh meningkatnya kemampuan jantung dalam memompa aliran darah yang ikut meningkat. Hal ini disebabkan banyaknya lemak yang yang terkumpul dalam tubuh. Sehingga penderita obesitas memiliki resiko penyakit jantung yang sangat besar.

Baca Juga : Gejala Penyakit Jantung Bocor

3. Perubahan Aliran Darah

Dalam tubuh orang yang menderita obesitas, aliran darah menuju ke jaringan lemak dapat berkurang. Hal ini disebabkan oleh aliran darah yang tidak seimbang kalah dengan jumlah lemak yang lebih besar jumlahnya. Dengan perubahan aliran darah ini maka jantung bisa menjadi bermasalah.

4. Pembuluh Darah Menyempit

Pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung yang terakhir adalah dapat membuat pembuluh darah penderitanya jadi menyempit. Hal ini dikarenakan tekanan darah jadi meningkat akibat lemak yang menutupi aliran darah.

Nah, dari informasi ini kita dapati bahwa Obesitas sangatlah mengganggu aliran darah dalam tubuh Anda. Bila Anda tidak menginginkan jantung yang bermasalah, maka tidak ada salahnya menjaga berat tubuh Anda sesuai dengan standar normalnya. Bila Anda memang orang yang tidak bisa menahan makan, cobalah perbanyak konsumsi buah dan syuran dibandingkan makanan yang memiliki lemak. Hindari makanan seperti gorengan, santan, serta daging-daging yang dibakar maupun digoreng.

Demikian adalah info pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung yang perlu Anda ketahui. Informasi ini sekaligus mengingatkan bahwa obesitas sangat beresiko menyebabkan penyakit jantung. Jadi mulai saat ini jagalah berat badan Anda. Bila memang ingin lebih berhati-hati lagi, Anda juga dapat memeriksakan kondisi kesehatan Anda ke Rumah Sakit terdekat agar kesehatan Anda dapat terkontrol. Semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Obat Herbal Jantung Koroner Alami Paling Ampuh | Obat Sakit Jantung Tradisional © 2018 Frontier Theme